Thursday, January 9, 2014

Stok Meningkat, Harga Minyak Mentah Turun

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

MELBOURNE - West Texas Intermediate (WTI) menyentuh harga terendah dalam lima minggu terakhir. Pelemahan tersebut di tengah spekulasi distilat dan meningkatnya stok minyak mentah di Amerika Serikat (AS).

Di pasar Futures, harga minyak sedikit mengalami perubahan setelah turun dalam lima hari terakhir. Data dari Administrasi Informasi Energi menunjukkan persedian distilat, termasuk minyak pemanas dan diesel akan naik 2 juta barel.

"Kami sedang melihat apakah di tingkat ini akan lebih stabil dan berkelanjutan teritama untuk kedua kontrak minyak mentah, mengingat harga minyak sedang mundur. Pasar saat ini sedang meredam pasar terutama soal energi," kata Chief Strategist CMC Markets, Michael McCarthy di Sydney, seperti dilansir Bloomberg, Selasa (7/1/2014). 


WTI untuk pengiriman Februari berada di USD93,67 per barel atau naik 24 sen di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Volume semua kontrak diperdagangkan sekitar 39 persen di bawah rata-rata 100 hari perdagangan.

Sementara Brent untuk pengiriman Februari naik sebanyak 49 sen ke USD107,22 per barel di London berbasis ICE Futures Europe. Disparitas minyak mentah patokan Eropa dengan AS menuju ke USD13,55 per barel.

Data EIA menunjukkan stok bensin naik 2,5 juta barel. Persedian tersebut meningkat lima kali dalam enam minggu terakhir.

Analisis: (WTI) menyentuh harga terendah dalam lima minggu terakhir. Pelemahan tersebut di tengah spekulasi distilat dan meningkatnya stok minyak mentah di Amerika Serikat. harga minyak sedikit mengalami perubahan setelah turun dalam lima hari terakhir. Data dari Administrasi Informasi Energi menunjukkan persedian distilat, termasuk minyak pemanas dan diesel akan naik 2 juta barel.

Sumber: http://economy.okezone.com

0 comments:

Post a Comment

 

(c)2009 Infinitely World. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger