Thursday, January 9, 2014

Kimia Farma Gelontorkan Rp30 T Bangun 100 Klinik

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengaku akan membangun sedikitnya 100-150 klinik setiap tahunnya. Hal ini dilakukan untuk melayani para peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Pembangunan itu klinik itu pun diperuntukkan sebagai langkah efisiensi untuk obatan-obatan generik.

"Saat ini Kimia Farma punya 200 klinik, harapannya sekitar 300-an, ini juga dalam rangka meng-link-kan bisnis dalam pelaksanaan BPJS," kata Direktur Utama PT Kimia Farma Rusdi Rosman di Kantornya, Jakarta, Kamis (9/1/2013).

2013, Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat stabilitas sistem keuangan tetap terkendali, ditopang ketahanan perbankan yang tetap terjaga sampai dengan akhir 2013. Padahal, pada 2013 nilai tukar Rupiah melemah 10,4 persen.

Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, mengungkapkan di tengah tren perlambatan ekonomi domestik dan pelemahan nilai tukar Rupiah, kinerja sektor keuangan Indonesia khususnya industri perbankan tetap solid dengan risiko kredit, likuiditas dan pasar yang cukup terjaga.  

"Pertumbuhan kredit cenderung melambat dari November 2013 tercatat 21,9 persen secara year-on-year (yoy), menurun bila dibandingkan pertumbuhan akhir 2012 sebesar 23,1 persen," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (9/1/2014).

BI: Inflasi Melonjak Karena BBM Bersubsidi

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Inflasi pada 2013 meningkat menjadi 8,38 persen dari hanya 4,30 persen pada 2012, atau berada di atas sasaran inflasi yang telah ditetapkan Bank Indonesia (BI) sebesar 4,5 plus minus 1 persen. 

Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, menjelaskan bahwa kenaikan inflasi terutama disebabkan dampak gejolak harga pangan domestik serta pengaruh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada akhir Juni 2013. 

"Kenaikan harga BBM bersubsidi telah mendorong kenaikan harga-harga baik dampak langsung maupun dampak lanjutan (second round effect)," jelas dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (9/1/2014).

Agus Marto: Pembeli Obligasi RI Bukan Negara Kecil

Gubernur BI Agus DW MartoWardojo. (Foto: Runi/Okezone)

JAKARTA - Meski lambat namun beberapa waktu terakhir beberapa kondisi perekonomian Indonesia mulai membaik. Hal ini menunjukkan ekonomi Indonesia mulai mengalami perbaikan.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardodjo menyampaikan, melihat indikator-indikator yang ada, pihaknya yakin kondisi ekonomi Indonesia menunjukkan  tanda-tanda membaik.

"Kita lihat dari neraca perdagangannya. Current account defisitnya, kuartal empat tadi kita tahu, balance payment kita surplus,"ujarnya usai menggelar konferensi pers di Gedung BI, Kamis (9/1/2014). 

Agus melanjutkan, hal ini merupakan kemajuan yang cukup baik, mengingat pada kuartal lalu, balance payment Indonesia masih minus. Selain itu, peningkatan cadangan devisa Indonesia di kuartal tersebut juga menjadi salah satu bukti bahwa perekonomian Indonesia tengah bergerak ke arah yang lebih sehat.

Rupiah Makin Terjepit Data Ekonomi AS

Ilustrasi. (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Tekanan dolar Amerika Serikat (AS) nampaknya masih sangat kuat, lantaran kenaikan beberapa ekonominya. Hal ini, menyebabkan pasar saham dan pasar keuangan AS semakin bergerak positif.

Ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta, mengungkapkan akibat data-data tersebut, pasar saham AS ditutup menguat untuk pertama kalinya pada 2014 ini. Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,61 persen, setelah Sesaat sebelumnya, pasar saham di Eropa juga mengalami penguatan semenjak pembukaan hingga penutupan. 

"Walaupun inflasi tahunan Uni Eropa diumumkan terus melambat, menandakan perlambatan perekonomian, optimisme di pasar saham tetap muncul," kata dia seperti dikutip dari situs Samuel Sekuritas, Rabu (8/1/2014).

Stok Meningkat, Harga Minyak Mentah Turun

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

MELBOURNE - West Texas Intermediate (WTI) menyentuh harga terendah dalam lima minggu terakhir. Pelemahan tersebut di tengah spekulasi distilat dan meningkatnya stok minyak mentah di Amerika Serikat (AS).

Di pasar Futures, harga minyak sedikit mengalami perubahan setelah turun dalam lima hari terakhir. Data dari Administrasi Informasi Energi menunjukkan persedian distilat, termasuk minyak pemanas dan diesel akan naik 2 juta barel.

"Kami sedang melihat apakah di tingkat ini akan lebih stabil dan berkelanjutan teritama untuk kedua kontrak minyak mentah, mengingat harga minyak sedang mundur. Pasar saat ini sedang meredam pasar terutama soal energi," kata Chief Strategist CMC Markets, Michael McCarthy di Sydney, seperti dilansir Bloomberg, Selasa (7/1/2014). 

Dirjen Pajak: Aset Asian Agri Sudah Diamankan!

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kejaksaan Agung mengingatkan Asian Agri Grup untuk segera membayar secara tunai denda sebesar Rp2,5 triliun sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu.

Peringatan terhadap perusahaan sawit raksasa itu ternyata juga datang dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang menagih utang pajak perusahaan tersebut yang masih tertunggak sebesar Rp950 miliar.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany mengatakan Asian Agri sesegera mungkin harus membayar utang pajak sebelum pihaknya memutuskan untuk melakukan penagihan aktif atau penyitaan aset.

SBY: Alhamdulillah, PDB RI Masuk 15 Besar Ekonomi Dunia

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto:Setneg)

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan rasa syukurnya karena Product Domestic Bruto (PDB) Indonesia terus melesat. Saat ini Indonesia menempati 15 besar ekonomi dunia.

“Alhamdulillah, PDB Indonesia menempati 15 besar ekonomi dunia,” kata Presiden SBY dilansir dari laman Setkab, Rabu (8/1/2014).

Wika Untung Besar karena Pelemahan Rupiah

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan. Saat ini, posisi Rupiah terhadap mata uang Negeri Paman Sam yang tersebut mencapai level Rp12.200 per USD.

Direktur Keuangan WIKA, Adji Firmantoro mengatakan, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil meraup untung karena pelemahan Rupiah ini. Menurutnya, hal ini karena kebanyakan dana yang perseroan dalam bentuk dolar AS mencapai USD30 juta.

"Sementara itu, proyek yang kami kerjakan menggunakan Rupiah. Kita punya uang dalam bentuk dolar AS mencapai USD30 juta," ucap Adji dalam acara media gathering WIKA, di Jakarta, Kamis (9/1/2014).? 

Pasar Saham Melemah, Emas Kembali Naik

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

NEW YORK - Harga emas global kembali menguat karena pelemahan di Wall Street telah memperpanjang reli bullion untuk sesi ketiga berturut-turut. Saham-saham melambat setelah data menunjukkan laju pertumbuhan di sektor jasa Amerika Serikat (AS) melambat untuk bulan kedua berturut-turut.Para analis mengatakan emas tengah mencari dukungan dari kerugian ekuitas pada awal 2014, setelah jatuh cukup tajam tahun lalu, karena emas dan pasar saham seperi minyak dan air.

Saturday, January 4, 2014

Contoh Paragraf Generalisasi, Analogi, dan Sebab Akibat

Contoh Paragraf Generalisasi

     Pajak merupakan kewajiban bernegara yang diatur jelas dalam UUD 1945. Namun pada kenyataannya, masih banyak masyarakat yang belum membayar pajak. Padahal, mereka ini masuk dalam kategori mampu membayar pajak. Penyebab keengganan bayar pajak ini terjadi karena masyarakat tidak paham atau tidak sadar bahwa mereka sebenarnya sudah menikmati hasil pajak. Tambahan lagi, persepsi masyarakat terhadap pegawai pajak yang negatif juga semakin mempersulit keadaan. Semua itu, ujungnya menghambat penerimaan pajak. Oleh karena itu, kita harus berkontribusi dan berperan dalam pembangunan bangsa. Berbanggalah bahwa pajak kita telah ikut berperan dalam memajukan negara. Berbanggalah bahwa pajak kita sudah bermanfaat membantu kehidupan saudara kita yang masih miskin


Contoh Paragraf Analogi


Dalam fakultas ekonomi, program studi akuntansi dengan manajemen memiliki perbedaan dalam masing-masing sistem pembelajarannya. Untuk program studi akuntansi, pembelajarannya lebih ditekankan dalam penghitungan dan membuat laporan keuangan. Sedangkan untuk program studi manajemen, pembelajaran lebih ditekankan dalam mengatur dan mengawasi jalannya kegiatan di suatu perusahaan. Namun demikian, keduanya tetap memiliki kesamaan yaitu masih dalam fakultas ekonomi.

 

(c)2009 Infinitely World. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger