JAKARTA - Tekanan dolar Amerika Serikat (AS) nampaknya masih sangat kuat, lantaran kenaikan beberapa ekonominya. Hal ini, menyebabkan pasar saham dan pasar keuangan AS semakin bergerak positif.
Ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta, mengungkapkan akibat data-data tersebut, pasar saham AS ditutup menguat untuk pertama kalinya pada 2014 ini. Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,61 persen, setelah Sesaat sebelumnya, pasar saham di Eropa juga mengalami penguatan semenjak pembukaan hingga penutupan.
"Walaupun inflasi tahunan Uni Eropa diumumkan terus melambat, menandakan perlambatan perekonomian, optimisme di pasar saham tetap muncul," kata dia seperti dikutip dari situs Samuel Sekuritas, Rabu (8/1/2014).